kronikberita.com

Penting dan Mendalam

Lifestyle

Bukan Sekadar Pisah Gerbong, Komnas Perempuan Dorong Penguatan Sistem Keamanan Ganda

Jakarta, Kamis 30 April 2026- Penyediaan gerbong khusus wanita oleh PT KAI yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang perempuan, serta mencegah pelecehan seksual, mendapat sorotan Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan)

Melansir Bloomberg Technoz, komnas menegaskan bahwa keberadaaan gerbong tersebut tidak cukup untuk melindungi perempuan di transportasi umum. Mereka menilai kebijakan tersebut hanya bersifat sementara dan menjadi kewajiban negara serta penyedia layanan untuk mencarikan solusi yang efektif

“Langkah ini bisa menjadi upaya sementara, tetapi tidak boleh menggantikan tanggung jawba negara dan penyedia layanan untuk membangun ekosistem transportasi yang aman bagi semua,” ujar Komisioner Komnas Perempuan, Yuni Asriyanti, dalam keterangan tertulis pada hari ini

Merujuk pada data dari Koalisi Ruang Publik Aman, sebanyak 48,9% perempuan pengguna transportasi publik menjadi korban pelecehan seksual. Temuan ini mencerminkan bahwa pemisahan gerbong belum cukup mampu menghindarkan wanita dari tindakan asusila

Atas dasar itulah Komnas Perempuan mendorong penerapan prinsip “keamanan ganda”. Pertama, meliputi kemanan dari resiko kecelakaan dan kegagalan sistem transportasi. Kedua, perlindungan dari kekerasan seksual dan kekerasan berbasis gender melalui sistem komprehensif, mulai pengawasan efektif, edukasi publik, penegakan hukum, hingga desain layanan yang iklusif

Terkait insiden tabrakan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur, Komisioner Komnas Perempuan lainnya, Chatarina Muliana Girsang, menyebut pemerintah harus segera melakukan reformasi kebijakan dengan membangun sistem transportasi yang berorientasi pada keselamatan menyeluruh, keadilan sosial dan perspektif gender

“Mobilitas aman adalah hak dasar warga negara. negara tidak boleh hanya bersikap reaktif, tetapi harus melakukan pembenahan sistemik yang menjamin keselamatan dan keadilan bagi semua, serta tegas terhadap pihak yang lalai,” ujar Chatarina