
Kuala Lumpur, Minggu 08 Maret 2026- Tepat dua belas tahun setelah pesawat Malaysia Airlines MH370 menghilang dengan 239 orang di dalamnya, pihak berwenang Malaysia mengumumkan pada hari Minggu bahwa upaya pencarian terbaru di Samudra Hindia bagian selatan sejauh ini belum berhasil menemukan titik terang
Biro Investigasi Kecelakaan Udara Malaysia menyatakan bahwa rangkaian pencarian dasar laut yang dilakukan oleh perusahaan robotika Ocean Infinity antara Maret 2025 hingga Januari 2026 telah meneliti ribuan kilometer persegi area namun belum menghasilkan temuan pasti mengenai keberadaan puing-puing pesawat
Pemerintah Malaysia sebelumnya telah menyetujui kontrak berbasis tidak ditemukan tidak ada biaya dengan perusahaan yang berpusat di Texas tersebut untuk menyisir lokasi baru seluas 15.000 kilometer persegi
Dalam kesepakatan tersebut Ocean Infinity hanya akan menerima pembayaran sebesar 70 juta dolar AS jika mereka berhasil menemukan sisa-sisa pesawat Boeing 777 tersebut. Pencarian dilakukan dalam dua fase utama yang meliputi sekitar 7.571 kilometer persegi dasar laut namun operasional di lapangan sering kali terkendala oleh faktor cuaca yang buruk di wilayah perairan tersebut
Meskipun aktivitas pencarian yang dilakukan sejauh ini belum memberikan konfirmasi mengenai lokasi jatuhnya pesawat, kelompok keluarga korban yang tergabung dalam Voice 370 terus mendesak pemerintah agar tidak menghentikan upaya ini
Mereka meminta agar kontrak Ocean Infinity diperpanjang atau memberikan kesempatan serupa kepada perusahaan eksplorasi laut dalam lainnya dengan skema kerja yang sama. Keluarga korban menegaskan bahwa karena pemerintah tidak menanggung biaya apa pun jika pesawat tidak ditemukan maka tidak ada alasan untuk ragu dalam melanjutkan pencarian demi mendapatkan jawaban yang pasti
Pesawat MH370 sendiri hilang dari pantauan radar tak lama setelah lepas landas pada 8 Maret 2014 dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Mayoritas penumpang dalam penerbangan maut tersebut merupakan warga negara China
Meski beberapa serpihan kecil yang diduga bagian dari pesawat sempat ditemukan terdampar di pantai timur Afrika dan pulau-pulau di Samudra Hindia beberapa tahun lalu, badan utama pesawat dan kotak hitam masih menjadi misteri besar hingga saat ini. Kelompok keluarga menyatakan akan terus berjuang dan tidak akan menyerah sampai teka-teki hilangnya orang-orang terkasih mereka terjawab sepenuhnya
sumber: abc news




