kronikberita.com

Penting dan Mendalam

Lifestyle

Krisis Perawatan Lansia di Jepang: 500 Nyawa Melayang Akibat Penganiayaan Keluarga

Tokyo, Minggu 05 April 2026- Analisis terbaru terhadap laporan pemerintah Jepang menunjukkan sebuah realitas pahit di mana hampir 500 orang berusia 65 tahun ke atas meninggal dunia antara tahun fiskal 2006 dan 2024 akibat pembunuhan atau penganiayaan oleh anggota keluarga yang merawat mereka

Data dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan mengungkapkan bahwa jumlah rumah tangga yang hanya dihuni oleh lansia kini telah melampaui 17 juta kasus, menciptakan fenomena di mana lansia harus merawat sesama lansia yang memicu kelelahan fisik maupun mental

Dari total 486 kematian yang tercatat, korban perempuan mendominasi dengan jumlah 344 jiwa, sementara laki-laki sebanyak 142 jiwa. Rincian penyebab kematian mencakup 220 kasus pembunuhan atau upaya bunuh diri bersama, 132 kasus akibat pengabaian, dan 69 kasus penganiayaan langsung

Kelompok usia yang paling rentan berada pada rentang 80 hingga 84 tahun. Para pelaku mayoritas adalah laki-laki, dengan hubungan kekerabatan paling banyak dilakukan oleh anak laki-laki sebanyak 219 kasus dan suami sebanyak 98 kasus

Pemicu utama dari tragedi ini dilaporkan berasal dari kesulitan finansial dan isolasi pengasuh yang tidak memiliki kesempatan untuk mencari bantuan. Fakta yang cukup memprihatinkan menunjukkan bahwa sekitar 54% keluarga yang terlibat tidak menggunakan layanan asuransi perawatan jangka panjang saat insiden terjadi

Meskipun angka kematian tahunan sempat fluktuatif dengan titik terendah 15 kasus pada 2019, angka ini sempat melonjak hingga 37 kasus pada tahun fiskal 2021. Para ahli menekankan bahwa data ini kemungkinan besar hanyalah puncak gunung es dari krisis perawatan di rumah yang memerlukan penguatan sistem dukungan segera dari pemerintah

sumber: The Straits Times