
JEMBER, 30 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Gus Fawait terus menunjukkan komitmen nyata dalam sektor pendidikan. Dalam pernyataan terbarunya pada Pro Gus’e Update di RSD Balung, Senin (27/4/2026), Gus Fawait menegaskan bahwa program beasiswa bagi mahasiswa asli Jember kini dibuat lebih stabil dan berkelanjutan.
Gus Fawait mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 75 miliar. Berbeda dengan kebijakan sebelumnya yang mewajibkan seleksi ulang setiap tahun, Gus Fawait menjamin bahwa mahasiswa yang sudah terdata sebagai penerima akan terus mendapatkan bantuan hingga lulus, selama mereka menjaga komitmen akademik dan nilai IPK.
“Di era Jember Baru Jember Maju, sekali mendapatkan beasiswa, maka dia akan terus mendapatkan beasiswa sampai lulus,” tegas Gus Fawait.
“Pekan ini siap dicairkan untuk 6.024 mahasiswa dari 7.037 mahasiswa yang telah melengkapi seluruh persyaratan administrasi,” paparnya.
Sementara itu, bagi mahasiswa yang administrasinya belum lengkap, diberikan waktu tambahan mulai 1 hingga 8 Mei 2026 untuk segera melapor ke Dinas Pendidikan.
Selain bantuan biaya kuliah (UKT) yang cair akhir April ini, Gus Fawait juga memastikan bahwa Living Cost (biaya hidup) untuk enam bulan ke depan akan disalurkan pada akhir Mei 2026.
Menjawab pertanyaan masyarakat mengenai pembukaan beasiswa angkatan 2026, Gus Fawait menjelaskan bahwa pemerintah masih menunggu proses seleksi di masing-masing perguruan tinggi selesai.
Hal ini dilakukan agar mahasiswa baru yang sedang mengikuti seleksi masuk kampus memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar.
Pintu pendaftaran beasiswa tahun 2026 akan resmi dibuka segera setelah seluruh rangkaian penerimaan mahasiswa baru di berbagai kampus tuntas dilakukan.
Dengan langkah ini, Gus Fawait berharap tidak ada lagi mahasiswa Jember yang putus sekolah karena kendala biaya, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Jember secara signifikan.




