kronikberita.com

Penting dan Mendalam

Berita

Krisis Bahan Bakar, Korsel Terapkan Sistem Ganjil Genap

Seoul, Kamis 02 April 2026- Pemerintah Korea Selatan (Korsel) bakal memberlakukan kebijakan nomor kendaraan ganjil-genap untuk menghemat penggunaan bahan bakar oleh masyarakat, di tengah krisis energi yang melanda negara tersebut dan wilayah lainnya di dunia akibat perang Iran

Yonhap melaporkan pada hari Rabu (1/4) bahwa Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan Korsel akan melakukan pembatasan mobilitas kendaraan pemerintah melalui sistem ganjil genap mulai tanggal 8 April

Kendaraan dengan plat nomor terakhir ganjil boleh digunakan di tanggal-tanggal ganjil, sementara yang berakhir di angka genap dipersilahkan memakainya di tanggal-tanggal genap

Pengecualian untuk kendaraan listrik dan hidrogen, kendaraan yang mengakut penyandang disabilitas dan perempuan hamil, yang jumlahnya diperkirakan mencapai 25% dari total kendaraan di Korea Selatan. Sementara sektor swasta tidak diwajibkan menerapkan kebijakan tersebut

Kementerian itu memperkirakan kebijakan ganjil genap di lingkungan pemerintahan dapat menghemat bahan bakar hingga 87.000 barel per hari. Untuk mendukung program tersebut, Korsel juga membatasi akses parkir berbayar yang dikelola oleh pemerintah

Sebelumnya, pada 24 Maret lalu, pemerintah telah menerapkan pembatasan penggunaan mobil dinas dengan membaginya menjadi lima kelompok berdasarkan angka terakhir plat nomor, dimana setiap kelompok dilarang menggunakan mobil pada hari kerja tertentu

Pemerintah Korsel sendiri pada hari Rabu (1/4) mengumumkan bahwa krisis energi di Korsel telah mencapai level 3 (siaga)-dari total empat level-. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran menjadi pukulan telak bagi negara K-Pop tersebut, dimana lebih dari 70% impor minyaknya melewati jalur tersebut